KHASIAT BUNGA TASBIH

Rabu, 27 Mei 2009 1 comments
BUNGA TASBIH / CANNA INDICA LINN
Asalnya bunga tasbih dari daerah tropis Amerika dengan sebutan bunga kana, namun sering dijuluki sebagai tulip Asia. Sedangkan di Indonesia dijuluki bunga tasbih karena bijinya yang keras bisa dibuat tasbih. Apapun namanya, bunga ini memang memikat dan mampu menghiasi halaman rumah Anda.

Khasiat pada tanaman bunga tasbih ini antara lain pada :

RIMPANG : rasanya manis sifatnya sejuk. Berkhasiat penyejuk, pereda demam (antiseptic), peluruh kencing (diuterik), penenang (tranquiliter), menurunkan tekanan darah (hipertensif), desentri kronik, wasir, keputihan, dan radang hati akut disertai kuning. Efek Farmokologis dari hasil penelitian pada percobaan binatang bahwa rimpang tasbih berkhasiat : Hepatoprotektor (melindungi sel hati dari kerusakan), kolagoga dan koleretik, yaitu meningkatkan aliran empedu dan meningkatkan pembuangan bilirubin, relaksan pada otot saluran cerna, hipotensif, tidak beracun.

BUNGA : sifatnya menghentikan pendaraham (hemostatis) berkhasiat untuk batuk berdarah, dan haid terlalu banyak (metrorrhagia).

Kandungan kimia yang terdapat pada tanaman bunga tasbih antara lain enam substansi phenol, dua terpene, empat coumarin, pati, glukose, lema alkaloid dan getah. Bagian yang dapat dimafaatkan adalah rimpang, daun, bunga dalam keadaan segar maupun kering. Dan untuk cara pemakaian pada buku ”Tumbuhan obat dan khasiatnya” oleh H. Arief Hariana.

KHASIAT BUNGA KASTUBA

Selasa, 26 Mei 2009 1 comments
BUNGA KASTUBA / EUPHORBIA PULCHERRIMA WILLD
Menurut sejarah, tanaman ini dipercaya berasal dari Meksiko. Di sana masyarakat Meksiko pra-Hispanik (sebelum masa penjajahan Spanyol) menggunakan kastuba sebagai obat, terutama untuk mengobati infeksi kulit. Lumatan daun kastuba dioleskan pada bagian kulit yang kena infeksi. Tak hanya itu, di sana juga ada semacam keyakinan, daun kastuba yang diletakkan di atas dada akan merangsang aliran darah ke jantung.
Uniknya, kastuba lebih sering disebut dengan poinsettia, meski tanaman ini termasuk salah satu familia Euphorbiaceae, sehingga seharusnya nama botaninya Euphorbia puicherima.
Lalu, mengapa diberi nama poinsettia? Konon, tersebutlah nama Joel Poinsett, orang kepercayaan presiden Amerika Serikat, Andrew Jackson. Suatu ketika Joel ditunjuk menjadi duta besar pertama AS di Meksiko. Selain sebagai diplomat, Joel juga ahli botani yang punya hobi berjalan-jalan. Pada suatu hari, Joel tertegun memandangi sesosok tanaman yang menurutnya unik. Ia lalu memotong batang tumbuhan unik tersebut dan menanamnya di rumah. Setelah tumbuh, ternyata penampilan tanaman itu semakin menarik perhatian. Banyak kerabat dan tetangga yang juga ingin menanamnya di rumah masing-masing. Akhirnya, ditahun 1825 popularitas tanaman unik tersebut sampai juga ke AS.
William Prescott, sejarawan dan ahli hortikultura AS, mengusulkan tanaman Euphorbia puicherrima itu diberi nama poinsettia untuk mengenang kebesaran nama Joel Poinsett. Bahkan, setiap tanggal 12 Desember, hari kematian Joel, ditetapkan sebagai National Poinsettia Day.

Khasiat dan kandungan dari tumbuhan kastuba diantaranya :

Daun kastuba mengandung saponin, alkaloida, sulfur, lemak, amylodextrin, berkhasiat sebagai tonikum dan untuk mengobati luka.

Batangnya yang mengeluarkan getah mengandung saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, dan kanji berkhasiat pula sebagai menyembuhkan luka baru.

Untuk keseluruhan bagian tumbuhan ini dari daun, bunga, getah, akar kastuba berkhasiat sebagai obat disentri, paru-paru, infeksi kulit, patah tulang, bengkak karena terpukul, luka luar, melancarkan haid dan melancarkan ASI.

Dan perlu diketahui pula tanaman kastuba merupakan obat beracun, getahnya sangat iritatif, jika mengenai kulit sering menimbulkan lepuh kecil(vesikel). Jika digunakan sebagai obat untuk diminum, menyebabkan muntah dan diare, jangan melebihi dosis yang dianjurkan.



KHASIAT BUNGA KAMBOJA

Senin, 25 Mei 2009 2 comments
BUNGA KAMBOJA / PLUMERIA SP
Bunga Kamboja tergolong tanaman yang dapat mencapai usia ratusan tahun seperti halnya kaktus raksasa. Tanaman ini merupakan jenis suculent, yakni tumbuhan yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian tubuhnya, dari akar, batang, daun, bunga, sampai buah. Kamboja memiliki beberapa keluarga dekat, yakni Pachypodium, Adenium (Kamboja Jepang), dan Mandevila, tapi meski satu keluarga, bentuk dan warna bunganya berbeda. Keunggulan dari tanaman tropis yang satu ini adalah berbunga sepanjang tahun, dapat bertahan lama, dan mudah beradaptasi dengan berbagai iklim. Ia berasal dari kawasan Meksiko Kolombia, Ekuador, Venezuela, dan menyebar ke Asia, hingga ke Indonesia.

Selain berguna untuk tanaman hias, ternyata kamboja juga memiliki beberapa khasiat :

BATANG : mengandung getah putih yang mengandung damar, kautscuk, senyawa sejenis karet, senyawa triterpenoid amytin dan lupeol. Khusus pada kulit batang berkhasiat untuk menumpas rasa sakit karena bengkak dan dan pecah-pecah pada telapak kaki. Mengandung senyawa plumeirid, yakni senyawa glikosida yang bersifat racun. Karena bersifat racun dan bisa mematikan kuman. Getah kamboja dengan dosis yang tepat berguna sebagai obat sakit gigi atau obat luka, dan berkhasiat pula bagi penderita frambusia. Namun getah ini jangan sampai kena mata karena bisa mengakibatkan kebutaan.

BUNGA : untuk mencegah rematik atau asam urat (digunakan sebagai teh), meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluar air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak). Oleh sebab itu wangi bunga kamboja dapat digunakan sebagai bahan campuran sabun, obat nyamuk, dan minyak wangi.

AKAR : “akarnya bisa ‘mengampuni’ orang-orang berpenyakit kotor," ujar Riang Gunawan Wangidjaja, Doktor Biologi IPB, dalam siaran pers Prohumasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Dijelaskan, dengan meminum rebusan akar semboja, laki-laki penderita kencing nanah (gonorrhe) akibat suka ‘jajan' pun disembuhkan. "Bisa jadi akar-akar semboja melalui remah-remah jenazah yang telah berubah menjadi unsur hara, memohon ampunan bagi sang pendosa tersebut. Memperingati para laki-laki agar insyaf kembali ke jalan benar. Sedangkan getah kamboja tidak. Getah kamboja mampu mengiritasi kulit dengan sedikit radang ringan, sehingga nanah akan keluar dan tidak merusak syaraf. Jadi tidak menimbulkan sakit," ujar Gunawan. (mahasiswa S3 Biologi IPB), getah semboja mematangkan bisul dan melunakkan katimumul serta kutil. Bahkan lebih hebat dibanding Colomax . Penyembuhan dengan memakai Colomax bikin sakit si penderitanya.

Komposisi : Getah Pohon Kamboja (Plumeria acuminata) mengandung senyawa sejenis karet, triterpenoid amyrin, lupeol, kautscuk dan damar. Kandungan minyak mrnguapnya terdiri dari geraniol, sitronellol, linallol, farnesol dan fenetilalkohol

Dan hebatnya lagi, walaupun masih dalam penelitian, senyawa fulvoplumierin yang terdapat pada daun, batang dan akar kamboja ditemukan dapat dipakai untuk menghambat perkembangan kuman TBC, menghambat disentri, radang saluran pernafasan dan hepatitis.